Bos Bapanas Ungkap Jokowi Minta Stok Beras Bulog 3 Juta Ton

Jakarta, CNBC Indonesia – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengungkapkan bahwa sebetulnya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta agar stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikuasai Bulog berada di angka 3 juta ton.

“Pak Presiden malah mintanya 3 juta ton stok Bulog,” kata Arief kepada CNBC Indonesia, Jumat (5/1/2024).

Namun menurutnya, dengan adanya program bantuan pangan berupa beras 10 kg setiap bulannya untuk 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM), CBP di angka 3 juta ton akan terasa berat.

“Dengan adanya bantuan pangan agak berat, karena bantuan pangan itu kan keluar terus stoknya. Tapi nanti kalau panen raya seharusnya bisa,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bagi-bagi bantuan beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) hingga mengecek gudang beras bulog di Batu Cermin, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin, (4/12/2023). (Dok. Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Namun demikian, Arief menilai dengan stok CBP 1,4 juta ton yang dikuasai Bulog sekarang itu sudah terbilang aman.

“1,4 juta ton (beras) aman, itu in-out gitu ya. Jadi stok keluar masuk untuk bantuan pangan itu kan, bayangin saja kalau 22 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dikali 10 kg sudah 220 ribu ton sebulan dikali 3 (bulan). Datang-masuk-keluar, terus saja begitu. Jadi itu in-out, masuk-keluar. Tapi stok bulog di atas 1 juta ton tercapai,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Manager Humas dan Kelembagaan Perum Bulog Tomi Wijaya. Ia mengatakan stok yang dikuasai Bulog saat ini sangat aman dan sudah sesuai dengan penugasan yang diberikan kepada Perum Bulog.

“Oh aman banget, karena kan sesuai dengan penugasan yang diberikan kepada Bulog itu minimal ada 1 juta ton, ini kan 1,4 juta ton, aman,” ujar Tomi kepada CNBC Indonesia dalam kesempatan berbeda. https://brewokkiri.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*